Site Loader
Order #EwasteRJbook
Sekretariat: Jl Jatipadang Poncol no 19 Jakarta

Hari Sabtu, 12 Maret 2016 kemarin, RJ dan ewasteRJ team berkunjung ke salah satu pengolah e-waste yang ada di Indonesia tepatnya kawasan Jabodetabek, yaitu PT. Mukti Mandiri Lestari (MML). Kita cari tahu lebih dalam yuk apa itu MML.

APA ITU PERUSAHAAN MML?

PT. Mukti Mandiri Lestari yang berlokasi di Cikarang Barat – Kab.Bekasi merupakan perusahan yang bergerak dibidang pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) termasuk WEEE (Electronic Electrical Equipment Waste) yang masih fokus di bidang industri belum merambah langsung ke masyarakat. PT. Mukti Mandiri Lestari merupakan salah satu perusahaan yang bersertifikat ISO 14001 dan terdaftar di Basel Convention, yaitu asosiasi naungan Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Basel Convention adalah sebuah perjanjian internasional yang didesain untuk menghindari adanya ekspor sampah B3 dari negara maju ke negara berkembang.  Konvensi ini juga berfungsi untuk meminimalisir jumlah dan tingkat bahaya dari sampah B3 dan memastikan sampah B3 dikelola dan diolah secara ramah lingkungan.

img1457775375870

Di MML RJ dan ewasteRJ team dijelaskan dan diajak berkeliling oleh Pak Ade dan Pak Dede (Pak Ade yang pakai baju hitam, Pak Dede yang pakai baju hijau) tentang e-waste yang kemudian diolah menjadi barang-barang yang nantinya bisa digunakan kembali oleh pihak-pihak yang membutuhkan. Penasaran kan di MML ada proses apa aja yuk lanjut baca!

ADA PROSES APA AJA SIH DI MML?

  • Separasi komponen WEEE

Sebelum diolah menjadi beberapa material, WEEE perlu untuk diseparasi berdasarkan komponennya, yaitu plastik, PCB, aluminium, kaca, dan lain-lain. Proses separasi ini berlangsung di area warehouse. Gambar di bawah ini menunjukkan contoh separasi alat elektronik berupa printer.

separasi

  • Pengolahan sampah PCB

Komponen alat elektronik berupa PCB diolah dengan mesin di bawah ini menjadi serbuk yang nantinya akan dijadikan tembaga dalam bentuk ingot atau batangan tembaga.

pengolahan pcb

  • Pengolahan sampah aluminium

Aluminium akan diolah pada mesin pemanas berwarna biru. Namun sebelumnya harus dipress terlebih dahulu dengan mesin pengepress untuk memperkecil ukuran aluminium karena material yang dapat masuk kedalam mesin pemanas tersebut hanya berukuran maksimum 50 cm dan kapasitas maksimumnya 5 ton. Untuk dapat menyalakan mesin pemanas tersebut membutuhkan bahan bakar berupa oli dan untuk aluminium membutuhkan pemanasan dengan suhu 800-1200 derajat celcius. Hasil dari pengolahan sampah aluminium berupa aluminium bentuk batangan atau ingot.

pengolahan aluminium

  • Pengolahan sampah kaca

Saat ini pengolahan sampah kaca tepatnya untuk lampu neon belum ada, namun petugas di MML sedang melakukan uji coba alat untuk mengolah sampah kaca dengan sistem peleburan. Nantinya, kaca lampu neon tersebut dapat dilebur pada mesin pemanas berwarna biru dengan suhu lebih dari 1000 derajat celcius. Sedangkan untuk pengolahan besi belum tersedia karena suhu yang dibutuhkan untuk melebur besi sangatlah tinggi.

pengolahan kaca

  • Pengolahan sampah plastik

Sampah plastik diolah melalui proses crushing dengan mesin crushing seperti gambar di bawah ini. Hasil yang didapat berupa pecahan plastik berukuran kecil seperti beras yang nantinya akan dijual ke pengolah plastik untuk dijadikan bijih plastik dan raw material untuk membuat barang-barang berbahan plastik.

pengolahan plastik

THE NEXT PLAN?

MML memiliki satu visi dengan ewasteRJ untuk mengurangi sampah-sampah beracun dan berbahaya di Indonesia dimana salah satunya merupakan sampah elektronik. Semoga kedepannya ewasteRJ bisa kerjasama dengan MML yaa karena MML ini mengolah segala macam rupa WEEE dari mulai yang kecil seperti HP sampai yang besar seperti kulkas dan bahkan barang-barang elektronik yang jauh lebih besar dari kulkas. MML juga belum menyentuh masyarakat secara langsung jadi ewasteRJ mungkin bisa bantu dengan gerakan ewasteRJdropzone!

Post Author: ewasteRJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *